Kasus Hartoyo Sebagai Pemimpin

Hartoyo menggunakan gaya kepemimpinan layaknya seorang diktator, dimana bawahan-bawahannya harus setia mengikuti apa yang ia perintahkan. Seorang diktator, bahkan segan-segan akan menghukum berat apabila ada seorang bawahannya yang membelot darinya. Keuntungan dari seorang diktator yaitu :

1. Seorang diktator selalu dipandang benar oleh bawahannya, sebagai contohnya ; apabila hartoyo berbuat suatu kesalahan maka bawahannya tersebut harus menganggap keputusan hartoyo adalah benar.

2. Seorang diktator memiliki jiwa kepemimpinan dan idealisme yang tinggi

3. Seorang diktator memiliki pendirian yang kuat

4. Selalu disiplin dalam melaksanakan tugas-tugasnya

 

Kelemahan seorang diktator, yaityu :

1. Dapat menimbulkan ketidak-adilan sosial bagi bawahan-bawahannya

2. Keputusan yang diambil dari seorang diktator biasanya cenderung hal-hal yang menyangkut masalah pribadi

 

Motivasi bawahan saat ia di tentara berbeda dengan saat ia kerja di perkantoran, para tentara lebih banyak membutuhkan motivasi secara fisik dan moral sedangkan saat ia kerja diperkantoran, bawahannya lebih banyak membutuhkan motivasi secara moral sehingga dapat menambah gairah para bawahan untuk selalu bekerja dengan baik.

Hidup merupakan suatu pilihan dan jika hartoyo tidak merubah gaya kepemimpinannya, maka konsekuensinya para bawahan akan bergerak untuk menjatuhkan dirinya, bekerja dengan malas-malasan bahkan kemungkinan banyak bawahan yg akan keluar,  dan perusahaan akan menjadi sangat terpuruk karena kegiatan perkantoran yang menjadi pasif sehingga menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan. Saran saya terhadap masalah ini, yaitu hartoyo harus segera merubah gaya kepemimpinannya dengan gaya kepemimpinan yang lebih fleksibel sehingga gaya kepemimpinannya dapat terus-menerus berkembang sesuai dengan tuntutan keadaan, serta untuk perusahaan saya sarankan melakukan suatu sikap yang tegas apabila hartoyo masih bersikap seperti layaknya ia di tentara karena dapat merugikan perusahaan serta memberikan suatu bimbingan terhadap hartoyo yang merupakan pensiunan dari tentara bahwa bekerja di perkantoran berbeda dengan saat ia di tentara, sehingga ia dapat mengerti bagaimana cara membedakan kedua hal tersebut sehingga ia dapat bertindak lebih demokrasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: