Sepeda Fixie Di Kalangan Remaja

Di era 20an ini kendaraan bermotor semakin mempersempit jalanan-jalanan ibu kota maupun jalan-jalan yang lainnya, hampir semua orang memiliki kendaraan bermotor, bahkan ada seorang yang memiliki dua sampai 3 buah kendaraan bermotor. Kemudian dari hal-hal tersebut para remaja saat ini berpikir untuk mengatasi masalah tersebut, mereka berinisiatif untuk menggunakan sepeda dalam kegiatan sehari-hari mereka seperti kuliah, berpergian, dll untuk mengurangi volume kendaraan bermotor yang semakin lama semakin meningkat. Oleh karena itu mereka membuat sepeda dengan tampilan menarik yang biasa mereka sebut sepeda ” Fixie” .

Sepeda fixie menjadi sangat populer dikalangan remaja saat ini, tak jarang ketika kita melewati sebuah jalan raya, kita sering melihat para remaja bersepeda ria bersama menggunakan sepeda ini. Ini merupakan sepeda kombinasi, yaitu antara sepeda kumbang atau yang sering kita sebut ontel dengan sepeda balap. Sepeda fixie ini menggunakan konsep doll trap sehingga si pengendara harus selalu mengkayuh pedal sepedanya. Sepeda ini tidak menggunakan rem(brakeless), untuk melakukan pengereman dapat dilakukan dengan menggunakan teknik SKID, yaitu dengan cara mengarahkan badan dan paha sampai didekat stang kemudian tahan pedal saat posisi kemiringan kurang lebih 120 derajat, tahan sekuat tenaga sehingga roda belakang akan berhenti dan akan sedikit terangkat.

Pada umumnya spare part yang digunakan untuk sepeda fixie ini cukup beragam, tergantung dari keinginan si pemakai sepeda tersebut. Harga spare partnya pun sangat bervariasi mulai dari 10rb sampai jutaan rupiah, wow cukup fantastis bukan untuk merakit sebuah sepeda fixie. Pada umumnya sepeda fixie ini menggunakan frame sepeda ukuran 52 untuk pria dan 48 untuk wanita ukuran frame tersebut tergantung dari kemauan si pemakai. Kemudian, menggunakan rims 700c maupun 27 untuk velgnya, biasanya para remaja lebih memilij rims yang bermodel deep v karena harganya lebih murah ketimbang 5 spoke yang harga sampai jutaan rupiah, untuk bannya biasanya menggunakan ban ukuran 23-28 tergantung kemauan  si pemakai. Disini para pengguna sepeda fixie rata-rata menggunakan hub sepeda gunung(MTB) yang dimodifikasi sehingga cocok untuk sepeda fixie. Kemudian ditambahkan dengan COG pada hub belakang sebagai gearnya, nah COG ini merupakan ciri khas dari sepeda fixie tersebut. Kemudian dibagian stang sepeda fixie mempunyai cukup banyak pilihan, ada stang bullhorn, dropbar, dan risebar, untuk jok sendiri para pemakai menggunakan jok sepeda balap karena sepeda fixie terlihat sangat mirip dengan sepeda balap. Biasanya para remaja merakit fixienya dengan berbagai warna kesukaannya

Contoh sepeda fixie yang saya gunakan :

Fixieku

Fixie Yoga

Sekarang sudah banyak para remaja yang menggunakan sepeda fixie untuk aktifitas sehari-hari mereka, selain dapat menjaga kesehatan bersepeda juga dapat mengurangi polusi udara, sekarang saatnya berubah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: