Cerpen

Cita-Cita Pramzira

Dahulu sewaktu kecil Pramzira adalah anak yanh sangat menyukai dengan hal-hal berbau musik, ia susah sangat terlihat mempunyai bakat dalam bermusik, namun bakat yang dimiliki oleh pramzira tidak didukung oleh orang tua pramzira. Mereka menganggap music tidak akan menjamin masa depan pramzira.

 

 

Suatu hari, disaat pramzira berumur 15 tahun , ia ingin sekali mengikuti les gitar disalah satu tempat pelatihan musik. Pram begitu panggilannya, ia memberanikan diri untuk berbicara kepada orang tuanya “ibu,,ayah apa aku boleh mengikuti les gitar?” kata pram,ibu dan ayahnya saling berpandangan dan mengerutkan dahinya “pram..ayah sudah beberapa kali bilang padau bahwa music itu tidak menjamin kehidupanmu dan mengganggu sekolahmu” kata ayah sambil memegang pundak pramzira. Mendengar kedua orang tuanya tidak mendukungnya dalam bermusik, pram pun tidak putus asa dan dia akan membuktikan kepada ayah ibunya bahwa ia bisa menjadi orang sukses dengan bermusik. Akhirnya pram mengikuti les gitar dengan hasul mengumpulkan uang jajan sehari-hari, pram rela tidak jajan disekolah demi bisa membayar les gitarnya. Setelah 1 tahun pram mengukuti les gitar, akhirnya ia mendapat sertifikat dari tempat pelatihannya tersebut. Pramzira memanfaatkan sertifikat itu untuk mencoba melamar menjadi pelatih ekstrakulikuler music khususnya gitar disalah satu sekolah dasar, memang umur pram sangat muda namun ia sangat ingin membuktikan kepada orang tuanya.

 

 

Sekarang usia pramzira sudah 21 tahun, ia sudah bekerja disalah satu perusahaan music ternama karena kegigihannya, gaji pertama telah diterima pram lalu ia bergegas pulang untuk memberikan gaji pertama itu kepada kedua orang tuanya. Dengan langkah sedikit ragu dan takut, pram menemui ayahnya yang sedang duduk di ruang TV “baru pulang kamu nak….???” Tanya ibu seraya duduk sambil membawa secangkir kopi untuk ayahnya, “iya bu.. tadi sedikit ada lembur di kantor” balas pram sambil mengeluarkan amplop berwarna coklat “ibu…ayah inilah bukti dan janji pram selama ini, untuk menjai orang yang sukses “ kata pram sambil memberi amplop berisi uang hasil jerih payahnya kepada kedua orang tuanya, dengan terharunya ibu dan ayah pram menerima “pram…maafkan ayah yang selama ini menentangmu untuk mengikuti les gitar dan terjun dalam dunia musik” kata ayah sambil memeluk pram, “tidak apa-apa ayah pram mengerti..oh iyaa…pram juga ada kabar gembira untuk ayah dan ibu”kata pram, “apa nak??ibu penasaran??”ucap ibu “pram mendapat beasiswa untuk sekolah musik di luar negeri” kata pram. “Alhamdulillah pram…ayah dan ibu sangat bangga kepadamu ternyata selama ini kamu telah berusaha keras” kata ibu dengan terharu dan bangga. Akhirnya setelah beberapa tahun pram sekolah di luar negeri, sepulangnya ke Indonesia pram mendirikan sebuah perusahaan musik dan menjadi seorang musisi sukses.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: