Racangan Penelitian

RANCANGAN PENELITIAN

1.       PENGERTIAN

Rancangan penelitian adalah sebuah rencana yang rinci (detil), yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian. Rancangan penelitian juga merupakan sebuah strategi untuk menggali sesuatu lebih dalam (Babble,1979:83)

 2.       KLASIFIKASI RANCANGAN PENELITIAN

Sebuah rancangan penelitian minimal harus dapat memberikan informasi / menjawab pertanyaan-pertanyaan dibawah ini :

 

  1. Apa yang akan diteliti ? (Jawabannya diberikan dalam “Perumusan Masalah”).
  2. Mengapa perlu penelitian ? (Jawabannya diberikan dengan menunjukkan pentingnya permasalahan tersebut dalam “Tujuan Penelitian”, minimal meliputi :
  • Kesatuan Analisis
  • Kerangka Konseptual
  • Sampling
  • Metode Pengumpulan Data
  • Metode Analisa Data

 3.       UNSUR-UNSUR RANCANGAN PENELITIAN

Unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah rancangan penelitian meliputi :

 

  1. Rumusan masalah penelitan

Pada rumusan masalah, pertanyaan penelitian didasarkan pada latar belakang masalah yang seharusnya menjelaskan :

  1. Data pendukung (data awal)
  2. Argumentasi tentang pentingnya maslaah
  3. Tujuan Penelitian

Dibedakan :

  1. Rancangan Eksploratif
  2. Rancangan Deskriptif
  3. Rancangan Kausal

Ketiga jenis rancangan ini tidak mutlak harus terpisah. Sesuai keperluan yang dirasakan peneliti, bisa dibuat rancangan eksploratori deskriptif maupun deskriptif eksplanatori.

  1. Jenis penelitian

Dibedakan :

  1. Penelitian yang mencari hubungan antar variabel
  2. Penelitian yang mencari hubungan sebab-akibat
  3. Penelitian yang mencari perbedaan antar variabel
  4. Peran peneliti
    1. Penelti tidak melakukan apapun terhadap situasi penelitian (membiarkan situasi sebagaimana adanya)
    2. Peneliti melakukan kontrol atau manipulasi situasi penelitian
  5. Waktu penelitian

1.  Cross Sectional

Penelitian dilakjsanakan sekali / satu periode saja

2.       Longitudinal

Penelitian dilaksanakan lebih dari 1 periode tetapi berkali-kali

  1. Pengaturan pembelajaran
    A. Contrived

Ada campur tangan peneliti terhadap situasi penelitian

        B. Noncontrives

Tidak ada campur tangan peneliti terhadap situasi penelitian

   6. Kesatuan analisis

Kesatuan analisis mengacu pada tingkat agregasi dari data yang telah dikumpulkan pada tahap analisa data

 

 

 

 

Sumber : http://agroteknologiupn.blogspot.com/2011/04/materi-kuliah-rancangan-penelitian.html

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: